Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Free Tail- Heart 1 Cursors at www.totallyfreecursors.com

Blogger templates


RSS

cara agar kulit putih

1.Konsumsi air dalam jumlah cukup Air bermanfaat untuk mencegah tubuh dan kulit dari kekeringan atau dehidrasi. Minum air yang cukup akan menjaga kebutuhan air dan kelembaban kulit terpenuhi secara alami dari dalam tubuh. Menjaga kelembaban kulit juga dapat membantu melancarkan proses regenerasi sel kulit. 2.Konsumsi vitamin E dan C Vitamin E dan C sangat baik dalam regenerasi sel kulit. Sel kulit mati akan diperbaharui terus menerus selama asupan vitamin C dan E terpenuhi. Asupan ini bisa didapatkan dari sayuran hijau, buah-buahan, dan nasi. 3.Hindari paparan sinar matahari Paparan sinar matahari secara langsung dan dalam durasi yang lama dapat meningkatkan proses pembentukan melanin yang menyebabkan warna kulit lebih gelap. Secara alami, apabila asupan gizi untuk kulit terpenuhi dan kulit terhindar dari paparan sinar matahari, maka warna kulit akan terus mengalami pencerahan. Nah, apabila ingin mendapatkan warna kulit yang lebih cerah, senantiasa hindari terik matahari. Apabila harus melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari, gunakan pelindung kulit seperti pakaian, payung, atau tabir surya. 4.Gunakan Pemutih Alami Untuk penggunaan bahan kosmetik dan perawatan kulit untuk memutihkan kulit, sebaiknya gunakan yang alami dan aman. Hindari yang menggunakan bahan kimia, karena belum tentu cocok untuk setiap kulit. Macam-macam pemutih alami : -Menggunakan Jeruk Nipis Ekstrak Jeruk nipis sudah mulai digunakan untuk memutihkan kulit. Cara menggunakannya adalah dengan mengambil jeruk nipis dan peras airnya. Kemudian, campur dengan putih telur. Lalu, oleskan campuran tersebut pada kulit dan diamkan selama lima belas menit. Lalu, bilas hingga bersih. -Buah Bengkoang Buah bengkoang sudah teruji secara klinis mampu memutihkan kulit. Akan tetapi, saat ini buah bengkoang agak sulit didapatkan karena buahnya tidak terlalu sering digunakan. Cara memutihkan kulit menggunakan bengkoang tidak jauh berbeda dengan penggunaan jeruk nipis. Pertama-tama, haluskan bengkoang secukupnya dan jadikan masker untuk kemudian dioleskan pada kulit. -Mandi Susu Mandi susu memiliki khasiat untuk memutihkan kulit. Akan tetapi, untuk mandi susu anda harus mengeluarkan biaya yang besar karena harus melakukannya secara rutin. -Ramuan Pemutih Kulit dengan Campuran Beras dan Kulit Telur Cara alami selanjutnya untuk memutihkan kulit adalah dengan menggunakan campuran beras dan kulit telur. Perpaduannya dipercaya mampu memutihkan kulit anda.cara membuat : Pertama-tama, anda harus menyiapkan kulit telur secukupnya kemudian jemur di bawah terik sinar matahari sampai benar-benar kering. Kemudian, ditumbuk hingga halus. Sebagai campurannya, beras putih ditumbuk juga sampai halus. Langkah selanjutnya adalah dengan mencampurkan kedua bahan yang sudah dihaluskan tersebut dengan perbandingan 1:3 dengan menggunakan air putih atau air mawar secukupnya saja. Gunakanlah campuran ini sebagai scrub wajah sebanyak dua kali sehari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

tutorial make up natural untuk kulit sawo matang terbaru

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TTORIAL HIJAB

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

vidio

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

tajwid di al quran




Hukum bacaan nn mati dan mim mati
Izhar (إظهار)
Izhar artinya jelas atau terang. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan salah satu huruf halqi (ا ح خ ع غ ه ), maka dibacanya jelas/terang.
Idgham (إدغام)
Idgham Bighunnah (dilebur dengan disertai dengung)
Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) kedalam huruf sesudahnya dengan disertai (ber)dengung, jika bertemu dengan salah satu huruf yang empat, yaitu: ن م و ي
Idgham Bilaghunnah (dilebur tanpa dengung)
Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) kedalam huruf sesudahnya tanpa disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra (ر، ل)
Iqlab (إقلاب)
Iqlab artinya menukar atau mengganti. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka cara membacanya dengan menyuarakan /merubah bunyi نْ menjadi suara mim (مْ), dengan merapatkan dua bibir serta mendengung.
Ikhfa (إخفاء)
Ikhfa artinya menyamarkan atau tidak jelas. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ /نْ) bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang 15 (ت ث ج د ذ س ش ص ض ط ظ ف ق ك ), maka dibacanya samar-samar, antara jelas dan tidak (antara izhar dan idgham) dengan mendengung.
Adapun berikut adalah Huruf – Huruf yang termasuk dalam Hukum bacaan Nun Mati :
1. Idhar { Jika nun mati bertemu dengan salah satu huruf idhar {alif, ha’,ha,a’in,gein,kho} maka hukum bacaannya harus jelas }
2. Idgom
a. Idgom bigunnah { ya’,nun.mim.wawu } Bacaannya sedikit brdengung dan memasuki huruf sebelumnya
b. Idgom bilagunnah { lam, ra’ } Bacaannya jelas dgn memasuki huruf sebelumnya
3. Iqlab { ba’} Bacaannya seperti kemasukan huruf mim pada saat bertemu
4. Ikhfa’ { ta, jim, dal, dzal.zain, sin.syin, shod, dzot,to’, dzo’,fa’, qof, kaf } Bacaannya tdk jelas
Mim mati (مْ) bila bertemu dengan huruf hijaiyyah, hukumnya ada tiga, yaitu: ikhfa syafawi, idgham mim, dan izhar syafawi.
Ikhfa Syafawi (إخفاء سفوى)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan ba (ب), maka cara membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan.
Idgham Mimi ( إدغام ميمى)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan mim (م), maka cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mimi disebut juga idgham mislain atau mutamasilain.
Izhar Syafawi (إظهار سفوى)
Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (مْ) dan ba (ب), maka cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup.
Macam macam mad

Mad Thobi’i ( ﻃﺒﻴﻌﻰ )
Hurufnya ada tiga, yaitu : وْ -ُ , يْ ِ- ,ا
Mad Far’i ( ﻓﺮﻋﻰ
Terbagi menjadi beberapa yaitu
Mad Wajib Muttashil
Mad Wajib Muttashil adalah apabila ada huruf mad bertemu dengan huruf hamzah dalam satu kata, maka harus panjang 5 (lima) harkat
Mad Jaiz Munfashil ( ﺠاﺌﺯ ﻤﻨﻓﺻل )
Mad Jaiz Munfashil adalah apabila ada huruf mad bertemu dengan huruf hamzah di lain (luar) kata, maka dibaca panjangnya boleh 2, 4 atau 6 harkat
Mad Lain ( ﻠﻴﻥ )
Hurufnya ada 2, yaitu : وْ -َ , يْ ِ-َ
Mad ‘Arid Lissukun ( ﻋاﺮﺾ ﻠﻠسّکوﻥ
Mad ‘Arid Lissukun adalah apabila ada huruf mad bertemu dengan huruf hijaiyyah hidup pada akhir kalimat, maka cara bacanya dipanjangkan terlebih dahulu baru dimatikan
Mad ‘Iwad ( عوادٌ
Mad ‘Iwad adalah apabila ada fathah tain ( -ً ) bertemu dengan huruf alif atau ya’ mati di akhir kalimat, maka cara bacanya dipanjangkan 2 harkat.
Mad Badal ( بدلٌ )
Mad Badal adalah apabila ada huruf hamzah ( أ ) bertemu huruf alif mati setelah fathah atau ya’ mati setelah kasroh, maka dibacanya panjang 2 harkat.
Mad Shilah Thowwilah
Mad Shilah Thowwilah adalah apabila ada huruf ha marbithoh ( / ) bertanda mad dan bertemu huruf hamzah, maka dibacanya boleh panjang 2, 4 atau 6 harkat.
Mad Shilah Qoshirah ( ﺻﻠﺔ قصيرﺓ )
Mad Shilah Thowwilah adalah apabila ada huruf ha marbithoh ( / ) bertanda mad, maka dibacanya panjang 2 harkat
Mad Lazim Kilmi Musaqol
Mad Lazim Kilmi Musaqol adalah apabila ada huruf mad bertanda ( ) bertemu dengan huruf hijaiyyah bersiddah, maka dibacanya panjang 6 harkat.
Mad Lazim Kilmi Mushbah
Mad Lazim Kilmi Mushbah adalah apabila ada huruf mad bertanda ( ) bertemu dengan huruf hijaiyyah disukun, maka dibacanya panjang 6 harkat.
Mad Lazim Harfi Mushbah
Mad Lazim Harfi Mushbah adalah apabila ada huruf hijaiyyah bertanda mad di awal surah dengan bunyi harkat, maka panjangnya 2 harkat.
Mad Lazim Harfi Musaqol
Mad Lazim Harfi Mushbah adalah apabila ada huruf hijaiyyah bertanda mad di awal surah dengan bunyi hurufnya penuh, maka panjangnya 6 harkat.
Mad Tamkin
Mad Tamyin adalah apabila ya mati ( يْ ) setelah ya kasrah ( يِِ ), maka dibacanya panjang 2 harkat.
Mad Farq
Mad Farq adalah apabila ada tanda mad pada huruf alif ( ) bertemu dengan lafadz Jalalaih, maka dibacanya panjang 6 harkat.


Berikut Tanda - Tanda Wakaf Dalam AL-QUR'AN Beserta Penjelasannya :

image17
Macam macam alif lam
1. Pengertian hukum bacaan “Al” Syamsiyah.
“Al” Syamsiyah adalah “Al” atau alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf syamsiyah dan dibacanya lebur/idghom (bunyi “al’ tidak dibaca).
Huruf-huruf tersebut adalah     ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن
2. Ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah:
a. Dibacanya dileburkan/idghom
b. Ada tanda tasydid/syiddah ( ) di atas huruf yang terletak setelah alif lam mati => الـــّ
Contoh:
وَالشَّمْسِ     يَوْمُ الدِّيْنِ     وَالضُّحَى    
3. Pengertian hukum bacaan “Al” Qamariyah
“Al” Qamariyah adalah “Al” atau alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf qamariyah dan dibacanya jelas/izhar.
Huruf-huruf tersebut adalah :    ا ب ج ح خ ع غ ف ق ك م و ه ي
4. Ciri-ciri hukum bacaan “Al” Qamariyah:
a. Dibacanya jelas/izhar
b. Ada tanda sukun ( ْ ) di atas huruf alif lam mati => الْ
Contoh:

اَلْهَادِى     وَالْحَمْدُ     بِاْلإِيْمَانِ    

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS